November 10th, 2011 • Berita • without comments •
Kerjasama XL – JTC Jogja Tanggap Cepat Bangun Sistem Manajemen Informasi Bencana
Proses recovery pasca bencana maupun siaga bencana letusan Gunung Merapi terus menerus dilakukan baik oleh Pemerintah Daerah setempat maupun lembaga masyarakat secara swadaya. Sebagai bagian dari masyarakat, PT XL Axiata Tbk (XL) tetap konsisten mendukung proses tersebut. Hal ini dinyatakan dengan ditandatanganinya kerjasama PT XL Axiata Tbk (XL) dengan Lembaga Partisipasi Masyarakat untuk Pengelolaan Informasi Kebencanaan dan Kesejahteraan Umum “Jogja Tanggap Cepat” (JTC), hari ini (10/10/2011) di Grha XL Mangkubumi, Yogyakarta. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua JTC, KRMT. Indro Suseno, S.H. dan VP Corporate Communication XL, Turina Farouk, dan disaksikan oleh jajaran manajemen PT XL Axiata ,tbk.
Turina Farouk mengatakan, “Kerjasama XL-JTC ini sekali lagi menandai dukungan XL bagi upaya masyarakat Yogyakarta untuk memiliki sistem manajemen informasi bencana agar bisa mengurangi dampak bencana Merapi di masa mendatang. Lebih dari itu, XL ingin menunjukkan bahwa sangat mungkin bagi kita untuk mampu mengubah suatu kondisi asalkan kita mau bekerja keras dan terus berusaha. Kami berharap kerjasama ini akan bermanfaat bagi masyarakat korban merapi dan tidak menutup kemungkinan diterapkan di daerah lain.
Sementara itu, Indro Suseno dari JTC, mengatakan, “Dampak bencana Merapi yang luar biasa besar seharusnya bisa kita minimalkan jika kita memiliki sarana dan prasarana penanggulangan bencana yang memadai, salah satunya sistem manajemen informasi. Sarana inilah yang antara lain akan JTC bangun bekerjasama dengan XL. Kami berharap, semua pihak bisa belajar dari pengalaman selama ini dalam menghadapi letusan Merapi di sistem informasi memegang peranan penting baik dalam mengupayakan evakuasi, penggalangan bantuan, bahkan juga penyebaran informasi ke publik serta proses pemulihan kondisi.”
JTC adalah lembaga masyarakat sipil yang aktif menginisiasi proses pemulihan kondisi masyarakat korban letusan Gunung Merapi, khususnya di kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari program XL Perduli Merapi yang telah berlangsung sejak awal Mei 2011. Untuk merealisasikan rencana besar ini, Axiata sebagai induk dari XL juga turut serta memberikan dukungan. Melalui kerjasama ini, akan dibangun antara lain suatu Sistem Manajemen Informasi Bencana (Disaster Management Information System) yang di dalamnya terdapat portal online interaktif bernama hhtp://jogja.siagabencana.net berikut infrastruktur pendukungnya.
Sistem yang akan dibangun ini sangat interaktif dan bisa digunakan oleh semua pihak terkait dengan penanggulangan bencana terutama regulator, LSM, relawan, aparat keamanan, bahkan masyarakat luas. Didukung data real time yang akurat, terintegrasi (baik untuk pra bencana, tanggap darurat, maupun pasca bencana) diharapkan sistem ini bisa menjadi percontohan siaga bencana, yang nantinya bisa dengan mudah diadopsi daerah rawan bencana lainnya. Diharapkan tahap pengembangan sistem ini akan selesai pada Desember 2011, dan segera dapat disosialisakan ke berbagai instansi terkait, seperti antara lain media, aparat desa, sekolah, lembaga swadaya masyarakat.
Pada program XL Peduli Merapi sebelumnya, antara lain telah menyalurkan donasi untuk korban Merapi, dari sebelum dan sesudah erupsi terjadi. Pada tahap sebelum letusan terjadi, selain bantuan bahan pokok untuk pengungsi, XL juga menyediakan jaringan telekomunikasi dan layanan seluler gratis untuk semua pihak, juga media center dan akses informasi gratis bagi jurnalis,.Pasca bencana, XL memberikan dukungan sarana telekomunikasi bagi para aktivis relawan dalam penggalangan donasi, logistik bagi pengungsi di semua wilayah terkena dampak bencana, serta pengobatan bagi korban dan masyarakat sekitar Merapi.Pada tahap recovery, XL antara lain turut aktif mendukung pemulihan kondisi bantaran Kali Code pasca banjir lahar dingin, donasi untuk pemerintah Provinsi Jateng, serta penghijauan di daerah Lereng Merapi (Sleman dan Klaten) yang gundul diterjang awan panas.
Sumber: Siaran Pers PT. XL Axiata Tbk., 10 November 2011.






